Laman

Sabtu, 31 Mei 2014

sistem Imun



Sistem Imun
·         Imunitas
Mekanisme /kemampuan tubuh menahan atau mengeliminasibenda asing /sel abnormal yang potensial berbahaya bagi tubuh
·         Fungsi sistemImun
Mempertahankan tubuh terhadap invasi sel asing dan selkanker; memperlancar jalan untuk memperbaiki jaringan.
·         Fungsi sistem integument / kulit
Mencegah masuknya agen eksternal & hilangnya cairan internaldengan berfungsi sebagai sawar protektif antara lingkunganexternal dan bagian tubuh lain

Sasaran utama sistem imun
1.       Bakteri mikroorganisme sel tunggal, tidak berinti dan memiliki perangkat essensial untuk hidup dan berproduksi
2.        Virus DNA / RNA yang terbungkus selubung protein

Sel – sel efektor pada sistem imun : Leukosit
1.       Neutrofil
Sel fagositik yang dapat memakan dan menghancurkan bahan bahan yang tidak perlu
2.       Eosinofil
Mengeluarkan zat zat kimiawi yang menghancurkan cacing parasit dan berperan dalam manifestasi alergi
3.       Limfosit
a.       Limfosit B
Berubah menjadi sel plasma yang mengeluarkan antibodi yang secara tidak langsung menyebabkan destruksi zat asing.
b.      Limfosit T
Berperan dalam imunitas selular dengan destruksi langsung melalui cara nonfagosit
4.       Monosit Berubah menjadi makrofag

Semua leukosit berasal dari sumsum tulang kecuali limfosit
Limfosit                                                : dari jaringan limfoid
Jaringan Limfoid mencakup         :Kel. Limfe, limpa, timus, tonsil, adenoid, apendiks




Respon Imun
1.       Spesifik                        : Menghancurkan senyawa asing yang sudah dikenalnya.
2.       Non Spesifik               : Lini pertama terhadap sel sel atipikal (sel asing, mutan yang cedera                                         yaitu Peradangan, interferon, sel NK dan sistem komplemen)
Respon Imun Non Spesifik
1.       Peradangan  (Cedera jaringan, yang berperan : fagositik, neutrofil dan makrofag)
2.       Interferon protein yang menjaga tubuh dari Infeksi virus
3.       Sel NK Infeksi virus dan sel kanker
4.       Sistem komplemen Dapat diaktifkan oleh benda asing dan antibodi

Respon Imun Spesifik
1.       Imunitas yang diperantarai oleh AB         :  turunan limfosit B
2.        Imunitas yang diperantarai oleh sel        : limfosit T

Limfosit B
                Antibodi berdasarkan aktifitas biologis, dibagi :
1.       Imunoglobulin –  Ig M    :Reseptor permukaan sel B, tempat antigen melekat
2.       IgGdihasilkan                     :  jika tubuh terpajan ulang antigen sama IgG & IgM Bakteri dan beberapa jenis virus
3.        IgE                                         : untuk respons alergi seperti asma, biduran.
4.       IgA                                         : dalam seleksi sistem pencernaan, pernafasan, genitourinaria, air susu dan air mata.
5.        IgD                                        : dipermukaan sel B, fungsi belum jelas
                Setiap antigen merangsang klon limfosit B yang berbeda untukmenghasilkan antibodi
·         Imunitas aktif : Pembentukan antibodi akibat pajanan ke suatu antigen
·         Imunitas pasif : Imunitas yang diperoleh segera setelah menerima antibodi yang sudah dikenal,
Limfosit T
Sel T diaktifkan oleh antigen asing hanya apabila antigen tersebut membawa identitas individu yang bersangkutan


Sistem Imun
·         Imunitas
Mekanisme /kemampuan tubuh menahan atau mengeliminasibenda asing /sel abnormal yang potensial berbahaya bagi tubuh
·         Fungsi sistemImun
Mempertahankan tubuh terhadap invasi sel asing dan selkanker; memperlancar jalan untuk memperbaiki jaringan.
·         Fungsi sistem integument / kulit
Mencegah masuknya agen eksternal & hilangnya cairan internaldengan berfungsi sebagai sawar protektif antara lingkunganexternal dan bagian tubuh lain

Sasaran utama sistem imun
1.       Bakteri mikroorganisme sel tunggal, tidak berinti dan memiliki perangkat essensial untuk hidup dan berproduksi
2.        Virus DNA / RNA yang terbungkus selubung protein

Sel – sel efektor pada sistem imun : Leukosit
1.       Neutrofil
Sel fagositik yang dapat memakan dan menghancurkan bahan bahan yang tidak perlu
2.       Eosinofil
Mengeluarkan zat zat kimiawi yang menghancurkan cacing parasit dan berperan dalam manifestasi alergi
3.       Limfosit
a.       Limfosit B
Berubah menjadi sel plasma yang mengeluarkan antibodi yang secara tidak langsung menyebabkan destruksi zat asing.
b.      Limfosit T
Berperan dalam imunitas selular dengan destruksi langsung melalui cara nonfagosit
4.       Monosit Berubah menjadi makrofag

Semua leukosit berasal dari sumsum tulang kecuali limfosit
Limfosit                                                : dari jaringan limfoid
Jaringan Limfoid mencakup         :Kel. Limfe, limpa, timus, tonsil, adenoid, apendiks




Respon Imun
1.       Spesifik                        : Menghancurkan senyawa asing yang sudah dikenalnya.
2.       Non Spesifik               : Lini pertama terhadap sel sel atipikal (sel asing, mutan yang cedera                                         yaitu Peradangan, interferon, sel NK dan sistem komplemen)
Respon Imun Non Spesifik
1.       Peradangan  (Cedera jaringan, yang berperan : fagositik, neutrofil dan makrofag)
2.       Interferon protein yang menjaga tubuh dari Infeksi virus
3.       Sel NK Infeksi virus dan sel kanker
4.       Sistem komplemen Dapat diaktifkan oleh benda asing dan antibodi

Respon Imun Spesifik
1.       Imunitas yang diperantarai oleh AB         :  turunan limfosit B
2.        Imunitas yang diperantarai oleh sel        : limfosit T

Limfosit B
                Antibodi berdasarkan aktifitas biologis, dibagi :
1.       Imunoglobulin –  Ig M    :Reseptor permukaan sel B, tempat antigen melekat
2.       IgGdihasilkan                     :  jika tubuh terpajan ulang antigen sama IgG & IgM Bakteri dan beberapa jenis virus
3.        IgE                                         : untuk respons alergi seperti asma, biduran.
4.       IgA                                         : dalam seleksi sistem pencernaan, pernafasan, genitourinaria, air susu dan air mata.
5.        IgD                                        : dipermukaan sel B, fungsi belum jelas
                Setiap antigen merangsang klon limfosit B yang berbeda untukmenghasilkan antibodi
·         Imunitas aktif : Pembentukan antibodi akibat pajanan ke suatu antigen
·         Imunitas pasif : Imunitas yang diperoleh segera setelah menerima antibodi yang sudah dikenal,
Limfosit T
Sel T diaktifkan oleh antigen asing hanya apabila antigen tersebut membawa identitas individu yang bersangkutan


Sistem Imun
·         Imunitas
Mekanisme /kemampuan tubuh menahan atau mengeliminasibenda asing /sel abnormal yang potensial berbahaya bagi tubuh
·         Fungsi sistemImun
Mempertahankan tubuh terhadap invasi sel asing dan selkanker; memperlancar jalan untuk memperbaiki jaringan.
·         Fungsi sistem integument / kulit
Mencegah masuknya agen eksternal & hilangnya cairan internaldengan berfungsi sebagai sawar protektif antara lingkunganexternal dan bagian tubuh lain

Sasaran utama sistem imun
1.       Bakteri mikroorganisme sel tunggal, tidak berinti dan memiliki perangkat essensial untuk hidup dan berproduksi
2.        Virus DNA / RNA yang terbungkus selubung protein

Sel – sel efektor pada sistem imun : Leukosit
1.       Neutrofil
Sel fagositik yang dapat memakan dan menghancurkan bahan bahan yang tidak perlu
2.       Eosinofil
Mengeluarkan zat zat kimiawi yang menghancurkan cacing parasit dan berperan dalam manifestasi alergi
3.       Limfosit
a.       Limfosit B
Berubah menjadi sel plasma yang mengeluarkan antibodi yang secara tidak langsung menyebabkan destruksi zat asing.
b.      Limfosit T
Berperan dalam imunitas selular dengan destruksi langsung melalui cara nonfagosit
4.       Monosit Berubah menjadi makrofag

Semua leukosit berasal dari sumsum tulang kecuali limfosit
Limfosit                                                : dari jaringan limfoid
Jaringan Limfoid mencakup         :Kel. Limfe, limpa, timus, tonsil, adenoid, apendiks




Respon Imun
1.       Spesifik                        : Menghancurkan senyawa asing yang sudah dikenalnya.
2.       Non Spesifik               : Lini pertama terhadap sel sel atipikal (sel asing, mutan yang cedera                                         yaitu Peradangan, interferon, sel NK dan sistem komplemen)
Respon Imun Non Spesifik
1.       Peradangan  (Cedera jaringan, yang berperan : fagositik, neutrofil dan makrofag)
2.       Interferon protein yang menjaga tubuh dari Infeksi virus
3.       Sel NK Infeksi virus dan sel kanker
4.       Sistem komplemen Dapat diaktifkan oleh benda asing dan antibodi

Respon Imun Spesifik
1.       Imunitas yang diperantarai oleh AB         :  turunan limfosit B
2.        Imunitas yang diperantarai oleh sel        : limfosit T

Limfosit B
                Antibodi berdasarkan aktifitas biologis, dibagi :
1.       Imunoglobulin –  Ig M    :Reseptor permukaan sel B, tempat antigen melekat
2.       IgGdihasilkan                     :  jika tubuh terpajan ulang antigen sama IgG & IgM Bakteri dan beberapa jenis virus
3.        IgE                                         : untuk respons alergi seperti asma, biduran.
4.       IgA                                         : dalam seleksi sistem pencernaan, pernafasan, genitourinaria, air susu dan air mata.
5.        IgD                                        : dipermukaan sel B, fungsi belum jelas
                Setiap antigen merangsang klon limfosit B yang berbeda untukmenghasilkan antibodi
·         Imunitas aktif : Pembentukan antibodi akibat pajanan ke suatu antigen
·         Imunitas pasif : Imunitas yang diperoleh segera setelah menerima antibodi yang sudah dikenal,
Limfosit T
Sel T diaktifkan oleh antigen asing hanya apabila antigen tersebut membawa identitas individu yang bersangkutan


Daftar Pustaka