Laman

Kamis, 10 Desember 2015

MNT dan NCP



Dalam sistem lama (MNT) berupa assessment untuk menentukan status gizi, membuat rencana terapi, implementasi dan monitoring. Sehingga tidak jelas persepsinya mengenai problem gizi pasien dan faktor ekoliginya sehinga tim ahli gizi kurang memahami dalam menentukan tujuan terapi, merencanakan intervensi dan indikator yang penting untuk dievaluasi.
Sedangkan proses asuhan gizi terstandar adalah suatu metode pemecahan masalah yang sistematis, dimana dietisien profesional menggunakan cara berpikir kritisnya dalam membuat keputusan untuk menangani berbagai masalah yang berkaitan dengan gizi, sehingga dapat memberikan asuhan gizi yang aman, efektif dan berkualitas tinggi.
Proses asuhan gizi terstandar merupakan siklus yang terdiri dari 4 langkah yang berurutan dan saling berkaitan yaitu :
1.    Pengkajian gizi
2.    Diagnosis gizi
3.    Intervensi gizi
4.    Monitoring dan evaluasi gizi
Dengan adanya komponen diagnosa gizi memungkinkan tim gizi menangani dengan berpikir kritis, membuat keputusan lebih sistematis dan meningkatkan kolaborasi tim gizi lebih baik.
Jadi menurut saya yang lebih baik digunakan adalah  proses asuhan gizi terstandar. Dengan adanya ncp memjadikan struktur dan kerangka yang konsisten yang digunakan dalam memberikan asuhan gizi serta semua pasien menerima asuhan yang sama di waktu yang tepat dengan cara yang benar untuk orang yang tepat dan untuk mendapatkan hasil yang terbaik.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar